Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Bursa Saham Asia Memang Merah, Tapi IHSG yang Terlemah

Hidayat Setiaji
06 February 2026 11:45

Pelajar mempelajari tentang pasar modal di galeri investasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar mempelajari tentang pasar modal di galeri investasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I hari ini di zona merah. Koreksinya pun signifikan, lebih dari 2%.

Pada Jumat (6/2/2026), IHSG parkir di posisi 7.885,61 kala penutupan perdagangan Sesi I. Terpangkas 2,69% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Berikut sejumlah saham yang menjadi pemberat IHSG:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengurangi 14,26b poin.
  • PT Astra International Tbk (ASII) mengurangi 12,33 poin.
  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengurangi 12,07 poin.
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengurangi 10,65 poin.
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengurangi 9,9 poin.

Tidak hanya IHSG, mayoritas bursa saham Asia pun terbenam di zona merah. Indeks Sensex (India) turun 0,17%, Weighted Index (Taiwan) ambruk 1,51%, KLCI (Malaysia) terkoreksi 0,09%, Straits Times (Singapura) terpeleset 0,75%, dan PSEI (Filipina) merosot 0,18%.

IHSG dan bursa saham Benua Kuning tersengat koreksi yang terjadi di New York. Dini hari tadi waktu Indonesia, indeks Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq Composite jatuh masing-masing 1,2%, 1,23%, dan 1,59%.