Logo Bloomberg Technoz

Selain baja, Danantara juga menyiapkan konsolidasi industri perkapalan dengan menjadikan PT PAL Indonesia sebagai anchor (jangkar utama) nasional. Seluruh kebutuhan manufaktur kapal dari perusahaan di bawah Danantara, seperti PT Pertamina International Shipping (PIS), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), dan PT PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP), akan diwajibkan dikerjakan di PT PAL guna memperkuat industri galangan kapal domestik.

"Sekali lagi tujuannya adalah untuk mengembangkan industri kita ke depan sebagaimana kita yakini di dalam roadmap pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Dony. "Dengan demikian industri ini akan memberikan dampak terhadap employment dan juga tentu mengurangi import kita." 

Di sektor transportasi, Danantara turut memperkuat PT Industri Kereta Api (INKA) sebagai pusat manufaktur kereta api nasional. Saat ini INKA memiliki fasilitas produksi di Madiun dan Banyuwangi, dengan rencana penambahan pabrik baru di Banyuwangi. 

Ke depan, seluruh kebutuhan manufaktur dan perbaikan sarana perkeretaapian akan diarahkan ke INKA.

Kebijakan tersebut, kata Dony sejalan dengan roadmap pemerintah yang menempatkan kereta api sebagai tulang punggung transportasi massal, termasuk program elektrifikasi jalur Jakarta-Cikampek, Jakarta-Rangkasbitung, Jakarta-Sukabumi, serta di lima kota lainnya.

"Karena tanpa daripada keberpihakan tentu industri ini akan sulit untuk bersaing ke depannya," tegasnya. 

(ell)

No more pages