Logo Bloomberg Technoz

Kata Analis Soal Bos BEI-OJK Mundur: Tekan Kepercayaan Investor

Recha Tiara Dermawan
31 January 2026 09:00

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah analis menilai pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama tiga pejabat tinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berpotensi menekan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. 

Kondisi tersebut dinilai memicu pertanyaan pelaku pasar mengenai situasi dan stabilitas pasar modal nasional.

Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana mengatakan pejabat OJK yang mengundurkan diri merupakan figur yang berada di pusat arsitektur pengawasan pasar modal.


Peran mereka mencakup perumusan kebijakan strategis, pengawasan perdagangan dan emiten hingga pelaksanaan reformasi struktural yang selama ini menjadi perhatian investor global.

Menurut Hendra, investor asing akan mencermati mundurnya ketiga pejabat tersebut, terutama terkait isu transparansi, struktur kepemilikan saham, free float, dan tata kelola bursa.