Logo Bloomberg Technoz

Profil Inarno Djajadi: Eks Dirut BEI yang Ikut Mundur

Recha Tiara Dermawan
30 January 2026 19:40

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi di BEI, Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi di BEI, Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut disampaikan bersamaan dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan sejumlah pejabat terkait.

Melansir dari situs resmi OJK, Inarno Djajadi bukan figur baru di sektor pasar modal Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2018–2021. Sebelum itu, Inarno telah lebih dulu berada di jajaran pimpinan BEI sebagai Komisaris sejak Juni 2017.

Pria kelahiran Yogyakarta, 31 Desember 1962 ini memulai kariernya di industri keuangan sebagai Treasury Officer di PT Bank Uppindo pada 1989. Pada 1991–1997, ia menjabat sebagai Direktur di PT Aspac Uppindo Sekuritas. Kariernya berlanjut sebagai Direktur PT Mitra Duta Sekuritas pada 1997–1999, serta Direktur PT Widari Securities pada 1999.


Inarno kemudian dipercaya memimpin PT Madani Securities sebagai Presiden Direktur pada 2000–2003. Perannya di infrastruktur pasar modal semakin menguat ketika ia menjabat Presiden Direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) pada 2003–2009.

Pada periode 2013–2016, Inarno kembali ke KPEI sebagai Komisaris sekaligus Presiden Komisaris. Di waktu yang hampir bersamaan, tepatnya pada 2013–2014, ia juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Maybank Kim Eng Securities.