Logo Bloomberg Technoz

DEN Minta Pemerintah Beli Minyak Rusia Selagi AS Relaksasi Sanksi

Azura Yumna Ramadani Purnama
17 March 2026 10:00

An oil pumping jack in an oil field in Russia. (Photographer: Andrey Rudakov/Bloomberg)
An oil pumping jack in an oil field in Russia. (Photographer: Andrey Rudakov/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Dewan Energi Nasional (DEN) meminta pemerintah untuk mempertimbangkan mulai membeli minyak mentah dari Rusia, seiring dengan adanya pelonggaran sementara sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS).

Anggota DEN Kholid Syeirazi mengungkapkan langkah yang dilakukan AS tersebut harus dapat dijadikan momentum bagi pemerintah untuk mendiversifikasi sumber impor, termasuk dengan mengimpor minyak mentah dari Rusia yang memiliki harga jauh lebih murah dari minyak di pasar global.

Nah dengan pelonggaran Amerika ini saya kira momentum itu mulai meningkatkan, mulai meningkatkan sumber-sumber pasokan termasuk dari Rusia yang dulu itu lumayan ekonomis, karena yang mau beli itu enggak banyak dan enggak berani, karena takut diembargo oleh Amerika,” kata Kholid ditemui awak media, di Rest Area KM 57 Jakarta–Cikampek, Senin (16/3/2026).

Volume minyak Rusia di lautan./dok. Bloomberg

Kholid menyatakan, ketika masih dikenakan sanksi oleh AS, Rusia sudah menawarkan komoditas migasnya ke sejumlah negara, bahkan berani untuk memasok dalam jumlah yang besar dan dalam jangka waktu tertentu.

Akan tetapi, hanya sedikit negara yang berani untuk menerima tawaran dari Moskwa sebab takut terkena sanksi oleh AS.