Meski Goldman Sachs memprediksi akan ada potensi arus keluar sebesar US$7,8 miliar dalam skenario penurunan peringkat, angka tersebut sama dengan 0,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
“Dengan intervensi aktif BI serta periode pelemahan dolar AS secara global, pelemahan tajam rupiah terlihat kurang mungkin terjadi dalam waktu dekat,” kata Chunyu Zhang, Strategist Bloomberg Intelligence dalam laporannya, Jumat (30/1/2026).
Meski dampaknya diperkirakan lebih bersifat jangka pendek, sentimen itu menambah beban bagi rupiah di tengah volatilitas global yang kian ringkih. Pagi tadi, Direktur Bursa Efek Indonesia Iman Rachman mengundurkan diri.
Walau mengejutkan pasar, pengunduran diri ini membawa sentimen positif dan meredakan kekhawatiran, terlebih regulator juga telah memaparkan agenda reformasi, termasuk menggandakan persyaratan minimum free float atau jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan publik menjadi 15% mulai bulan depan, serta adanya potensi keterlibatan Danantara di pasar.
Menurut analis strategi ekuitas Bloomberg Intelligence Sufianti, dibukanya perizinan bagi perusahaan asuransi untuk berinvestasi dengan porsi yang lebih besar dalam portofolionya dapat membantu meredam volatilitas. “Mengingat mandat investasi mereka yang berjangka panjang, hal ini dapat menyediakan sumber permintaan yang lebih stabil, terutama pada periode tekanan pasar,” kata Sufianti seperti dikutip Bloomberg News.
Meski pasar saham mengalami tekanan baru-baru ini, para pejabat menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid, dengan permintaan domestik yang tangguh dan reformasi struktural yang berjalan sebagai penyangga terhadap guncangan eksternal. Pada Jumat, mereka menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memantau perkembangan yang terjadi pasar.
Hal ini mendapat respons positif dari pasar surat utang yang mencatatkan aksi beli. Pada perdagangan hari ini yield di beberapa tenor mulai turun. Yield tenor 1Y turun 6,1 basis poin (bps) menjadi 4,8%, tenor 5Y turun 1,5 bps menjadi 5,5%, dan 10Y turun 2,2 bps menjadi 6,3%.
(riset/aji)






























