Logo Bloomberg Technoz

“Ada satu penawaran cuma karena harus penyetoran DP, hari Jumat waktu habis bank enggak buka, akhirnya tertunda untuk tahun depan [2026],” klaim dia.

Dia memastikan saat ini Ditjen Gakum ESDM sedang mengurus dokumen penawaran kembali 629.000 ton bauksit tersebut, sehingga lelang tahap dua bakal dibuka pada Februari 2026.

“Kita akan release lagi, mudah-mudahan dalam waktu dekat. Sekarang lagi di proses pemenuhan syaratnya, paling bulan depan. Bulan ini kita mesti persiapan tutup bulan Januari,” ungka Jeffri.

Sebelumnya, Jeffri mengungkapkan lelang bauksit tersebut berkontribusi menambah penerimaan negara lebih dari Rp200 miliar.

Dia menyatakan lelang tersebut merupakan tindak lanjut atas amanat Pasal 199J Peraturan Pemerintah No. 39/2025 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Apabila kembali ditemukan stockpile mineral, baik bauksit, batu bara, nikel, maupun komoditas lainnya, akan dilakukan penegakan hukum dengan menetapkan barang tersebut sebagai Barang yang Dikuasai Negara untuk kemudian dilelang. Hasil lelang akan menjadi PNBP sektor ESDM,” kata Jeffri dalam keterangan tertulis, Selasa (16/12/2025).

Dia mengklaim lelang tersebut memberikan kepastian hukum terhadap barang yang dikuasai negara dari sisa hasil aktivitas usaha pertambangan.

Jeffri menekankan lelang tersebut tidak hanya akan memperkuat kontribusi sektor ESDM terhadap perekonomian, tetapi juga sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam.

"Proses ini fair [terbuka], maka kami mengajak seluruh pihak yang memenuhi kualifikasi untuk dapat mengikuti pelelangan ini," kata Jeffri.

Dia juga menyampaikan lelang tersebut dilakukan Ditjen Gakkum ESDM bersama-sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kanwil DJKN Riau, Sumatra Barat, dan Kepulauan Riau, serta KPKNL Batam.

(azr/wdh)

No more pages