Smelter Timteng Lanjut Pangkas Produksi, Harga Aluminium Rebound
News
17 March 2026 11:40

Bloomberg News
Bloomberg, Harga aluminium menguat lagi setelah penurunan selama dua hari, lantaran ketidakpastian mengenai durasi perang Iran memicu kekhawatiran tentang potensi pengurangan produksi lebih lanjut di smelter-smelter besar di Timur Tengah.
Penutupan hampir total Selat Hormuz menghentikan pabrik peleburan (smelter) aluminium besar di Timteng untuk mengirimkan logam dan memasukkan bahan baku.
Beberapa perusahaan telah mengurangi produksi, dan risiko penghentian lebih lanjut akan meningkat jika perang berlanjut, para analis memperingatkan.
Produsen di wilayah tersebut dapat mengurangi produksi tahunan hingga setengah juta ton lagi jika selat tetap terblokir selama satu hingga dua pekan lagi, tulis peneliti China Mysteel dalam sebuah catatan.






























