Logo Bloomberg Technoz

Saham BBRI dan BREN Berperan Buat Koreksi IHSG Menyusut

Muhammad Julian Fadli
29 January 2026 18:58

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup melemah 1,06% di posisi 8.232,2 pada penutupan hari ini, Kamis (29/1/2026). IHSG sempat menyentuh level terendah hingga 7.481,98 dengan pelemahan mencapai 10%. Adapun level tertinggi adalah 8.296,94.

Volume transaksi tercatat 99,1 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp68,17 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 4,93 juta kali.

Sebanyak 214 saham berhasil menguat dan 521 saham turun. Sedang 73 saham stagnan.

Penutupan IHSG Sesi II pada Kamis 29 Januari 2026 (Bloomberg)

Melandainya pelemahan IHSG tak lepas dari kenaikan sejumlah saham big caps jelang tutup perdagangan. Berikut beberapa saham antaranya berdasarkan data Bloomberg:

  1. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyumbang 29,97 poin
  2. Bank Central Asia (BBCA) menyumbang 16,63 poin
  3. Barito Renewables Energy (BREN) menyumbang 13,92 poin
  4. Astra International (ASII) menyumbang 12,32 poin
  5. Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) menyumbang 11,69 poin

Sementara saham–saham LQ45 yang tercatat melesat harganya adalah saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik 5% menuju posisi Rp63/saham, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menguat 2,14% di posisi Rp7.150/saham, dan PT Indosat Tbk (ISAT) terapresiasi 1,82% di posisi Rp2.240/saham.