Logo Bloomberg Technoz

Siapa ‘Raja’ Bisnis Jasa Antar Makanan Online di Kawasan ASEAN?

Redaksi
29 January 2026 13:25

Mitra pengemudi atau driver ojol Gojek dan Grab jasa antar makanan. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Mitra pengemudi atau driver ojol Gojek dan Grab jasa antar makanan. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Grab Holdings Ltd. masih jadi juara dalam peta persaingan bisnis jasa antar makanan online di wilayah Asia Tenggara, yang mencakup Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan.Filipina.

Sepanjang 2025 pangsa pasar unit bisnis food-delivery Grab ini bahkan naik menjadi 55% dibandingkan 53,8% secara yoy. Pada peringkat dua tahun ini ShopeeFood berhasil menggeser posisi FoodPanda dengan pangsa pasar berdasarkan nilai total transaksi penjualan barang melalui platform (Gross Merchandise Value/GMV).

Secara outstanding, layanan food-delivery di kawasan mencatatkan angka US$22,7 miliar atau bertumbuh 18% yoy, menyutip laporan Momentum Works, Kamis (29/1/2026). Khusus negara Indonesia dilaporkan GVM pada bisnis yang sama, berkontribusi 28,19% atau menempati porsi terbesar atau setara dengan US$6,4 miliar di 2025.


Berdasarkan pertumbuhan GVM, Thailand menjadi pememang di ASEAN sekitar 22% (yoy), diikuti dengan tiga negara lain, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam sekitar 18-19% (yoy)

Di sisi lain, para pelaku usaha utama terus mencari cara mengejar efisiensi secara operasi serta pengetatan anggaran. Hal ini didukung dengan temuan bahwa pertumbuhan GVM layanan pengantaran makanan berbasis aplikasi hanya dipengaruhi oleh tingginya frekuensi pesanan dan jumlah pemesan, bukan dalam hal nilai order.