Logo Bloomberg Technoz

Deal Dagang RI-AS Mundur Lagi, Kini Jadi Februari 2026

Dovana Hasiana
28 January 2026 19:40

Poin Kesepakatan Tarif AS & RI: Hapus 99% Tarif hingga Bebas TKDN (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Poin Kesepakatan Tarif AS & RI: Hapus 99% Tarif hingga Bebas TKDN (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan penandatanganan kesepakatan dari hasil negosiasi tarif perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) akan rampung pada pekan kedua Februari 2026.

Artinya, jadwal penyelesaian negosiasi kerja sama dagang antara kedua negara mengalami penundaan dari target semula yang ditetapkan pada akhir Januari 2026. 

"Mungkin pertengahan Februari. Kemarin update terakhir dari Pak Menteri Koordinator Perekonomian. Mungkin di minggu kedua bulan Februari," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).


Prasetyo juga belum dapat memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengunjungi AS untuk menandatangani perjanjian dagang tersebut atau tidak. Padahal sebelumnya diumumkan bahwa kesepakatan dagang akan diteken oleh Prabowo dan Presiden AS Donald Trump.

Prasetyo menjelaskan alasan jadwal kesepakatan dagang mundur dari target semula karena kedua pihak masih mencati titik temu terkait beberapa poin negosiasi