Filipina memprotes langkah tersebut, dan menegaskan kedaulatannya atas rantai terumbu karang tempat warga Filipina biasa memancing.
Pada 2025, wilayah tersebut menjadi lokasi tabrakan antara kapal China dan Filipina. Sebuah kapal kargo umum berbendera Singapura terbalik di dekat karang tersebut awal bulan ini, di mana pihak berwenang China terlibat dalam penyelamatan awak kapal Filipina.
Militer Filipina menyatakan mereka berkomitmen bersama AS untuk "memperkuat keamanan maritim, meningkatkan interoperabilitas operasional, dan menegakkan tatanan internasional berbasis aturan di kawasan Indo-Pasifik."
Angkatan bersenjata negara di Asia Tenggara ini menambahkan bahwa Latihan militer tersebut meningkatkan koordinasi, keahlian taktis, dan pemahaman mutual antara pasukan sekutu.
Kedutaan Besar China di Manila belum menjawab pertanyaan yang diajukan guna menanggapi kabar ini. Beijing mengklaim sebagian besar LCS, yang telah menjadi pusat ketegangan geopolitik berkepanjangan dengan Manila.
(bbn)





























