Logo Bloomberg Technoz

Mengenal Virus Nipah dan Bahayanya Menurut Epidemiolog

Dinda Decembria
27 January 2026 12:40

Ilustrasi virus Nipah (Diolah)
Ilustrasi virus Nipah (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta -Epidemiolog Dicky Budiman menjelaskan bahwa virus Nipah bukan sekadar penyakit menular yang mematikan, melainkan penyakit ekologis-sosial yang lahir dari kerusakan hubungan antara manusia, hewan, dan lingkungan. 

“Nipah bukan hanya masalah medis. Ia merupakan hasil interaksi kompleks antara perubahan ekosistem, perilaku manusia, dan lemahnya sistem kesehatan,” ujar Dicky dalam keterangannya, Selasa (27/1).

Faktor seperti deforestasi, urbanisasi, mobilitas manusia yang tinggi, hingga rendahnya keamanan pangan dan biosekuriti peternakan dinilai berperan besar dalam kemunculan virus ini.


Selain itu, Dicky menyoroti faktor sosial budaya, seperti interaksi masyarakat dengan habitat satwa liar dan konsumsi pangan yang berisiko tercemar kotoran hewan, khususnya kelelawar yang menjadi reservoir alami virus Nipah. Kondisi tersebut, kata dia, juga berpotensi terjadi di negara berkembang seperti Indonesia.

Dicky menyebut Nipah sebagai penyakit sentinel atau penyakit penanda krisis “Satu Kesehatan” (One Health), di mana keseimbangan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sudah terganggu. “Nipah adalah alarm bahwa sistem kita sedang tidak baik-baik saja,” katanya.