“Tekanan eksternal juga berasal dari ketidakpastian geopolitik global serta sikap wait and see pasar menjelang keputusan suku bunga The Fed pekan ini,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak sideways dengan area support di 8.922 dan resistance 9.035. Di tengah ketidakpastian global, sektor komoditas—terutama emas—masih menjadi pilihan defensif utama, sembari menunggu keputusan The Fed dan hasil rebalancing MSCI dengan metodologi terbaru.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ADRO, AKRA, dan MDKA.
Riset Phintraco Sekuritas menyebut, pasar saham masih mengantisipasi pengumuman metodologi perhitungan free-float atas saham-saham di Indonesia oleh MSCI. Secara teknikal, indikator Stochastic RSI berada di area oversold tetapi belum menunjukkan reversal.
“Sehingga diperkirakan IHSG masih akan berkonsolidasi di kisaran 8.850-9.100,” mengutip riset Phintraco.
Investor menantikan pertemuan The Fed, dan berlanjutnya earnings season di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Pasar memprediksi The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap stabil setelah tiga kali pemangkasan berturut-turut dalam pertemuan sebelumnya.
Investor juga mencermati rilis kinerja laporan keuangan emiten teknologi, untuk mencari indikasi daya beli konsumen, kemajuan inisiatif kecerdasan buatan, dan prospek margin di tengah kenaikan biaya dan ketidakpastian geopolitik.
Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah PGEO, ERAA, JSMR, AKRA, dan MEDC.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya indeks Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas seperti CPO, emas, gas, dan tembaga berpeluang menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu berlanjutnya aksi jual investor asing dan sikap hati–hati investor menjelang pengumuman hasil konsultasi MSCI berpeluang menjadi sentimen negatif bagi IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.920-8.865 dan resistance 9.030-9.085,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham ARCI, PSAB, HRTA, BRMS, CMRY, dan TINS.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguat, didorong tensi dagang yang membaik di tingkat global, positifnya inflow dana asing, serta tren penguatan nilai tukar rupiah. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ULTJ, BBCA, dan PGEO.
IHSG diperkirakan menguji support MA–20 di level 8.912. Stochastic golden cross di area oversold, dengan IHSG masih berpeluang rebound menuju resistance psikologis 9.000 sampai dengan titik All Time High baru 9.174.
“Di sisi lain, MA–50 sampai dengan Lower Parallel Channel di sekitar 8.702-8.750 diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG,” demikian riset Panin Sekuritas.
(fad/aji)






























