Terbatasnya laju penguatan rupiah pada perdagangan hari ini lantaran sentimen itu sudah nampak pada pembukaan pasar kontrak Non-Deliverable Forward (NDF). Pagi ini (27/1/2026), rupiah dibuka melemah 0,01% ke posisi Rp16.754/US$ lalu kembali susut 0,03% ke posisi Rp16.757/US$.
Padahal, kemarin rupiah menguat signifikan dalam penutupan perdagangan NDF sebanyak 0,26% ke level Rp16.752/US$.
Lantas, bagaimana arah rupiah dalam perdagangan spot hari ini?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), rupiah sejatinya masih ada potensi menguat. Resistance terdekat menuju level Rp16.750/US$ dengan target penguatan selanjutnya Rp16.710/US$.
Jika berhasil break kedua resistance tersebut, maka rupiah berpotensi menguat lagi menuju level Rp16.700/US$ sampai dengan Rp16.600/US$ sebagai resistance terkuatnya.
Namun andal rupiah melemah hari ini, maka support terdekat adalah Rp16.800/US$. Selanjutnya ;level Rp16.860/US$ hingga Rp16.900/US$ secara potensial menahan rupiah.
(riset/aji)



























