Logo Bloomberg Technoz

BNI Gandeng Siemens Perkuat Pembiayaan Ekosistem Kelistrikan


(Dok. BNI)
(Dok. BNI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk atau BNI kembali menegaskan perannya dalam mendukung penguatan industri strategis nasional melalui kerja sama dengan PT Siemens Indonesia. Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah BNI memperluas pembiayaan berbasis ekosistem yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan.

Melalui kerja sama strategis tersebut, BNI menyediakan fasilitas pembiayaan dengan total plafon mencapai Rp300 miliar. Pembiayaan ini ditujukan bagi mitra dan distributor Siemens Indonesia yang terlibat dalam berbagai proyek kelistrikan dan industri nasional.

Fasilitas pembiayaan yang disiapkan mencakup project financing serta pembiayaan modal kerja. Skema ini dirancang untuk menjaga kelancaran proyek sekaligus memastikan arus kas distributor tetap sehat dan berkesinambungan.

Penandatanganan kerja sama dilakukan melalui Distributor Financing Corporate Agreement. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Corporate Banking 1 Division Head BNI Andrean Palonggam dan Chief Financial Officer Siemens Indonesia Yudyliz Sevina Mawuntu di Jakarta.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan strategi perseroan dalam memperluas pembiayaan berbasis ekosistem bisnis. Fokus utama diarahkan pada korporasi global yang berkontribusi besar terhadap sektor kelistrikan dan industri manufaktur nasional.

“Melalui kerja sama ini, BNI memastikan dukungan pembiayaan yang terstruktur dan kompetitif bagi mitra dan distributor Siemens Indonesia, sehingga proyek-proyek strategis dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar Okki Rushartomo dalam keterangan tertulis.

Pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem dinilai mampu menciptakan nilai tambah yang lebih luas. Tidak hanya mendukung kelangsungan usaha distributor, skema ini juga memperkuat rantai pasok dan mempercepat realisasi proyek strategis.

BNI menyalurkan pembiayaan melalui skema Distributor Financing yang berbasis transaksi riil. Skema ini memiliki profil risiko yang lebih terukur karena didukung hubungan bisnis jangka panjang antara Siemens sebagai principal dan para distributornya.

Selain itu, kebutuhan proyek yang jelas menjadi faktor pendukung dalam mitigasi risiko pembiayaan. Dengan pendekatan tersebut, BNI dapat memastikan penyaluran kredit yang sehat dan produktif.

Pembiayaan Ekosistem Dorong Industri Nasional

Siemens Indonesia merupakan anak usaha Siemens AG, perusahaan teknologi global asal Jerman. Perusahaan ini telah beroperasi di Indonesia sejak 1973 dan menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor kelistrikan dan industri nasional.

Sebagai penyedia solusi elektrifikasi, otomatisasi, dan digitalisasi, Siemens berperan aktif dalam mendukung transformasi industri yang lebih efisien. Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda transisi energi yang tengah didorong pemerintah.

Siemens Indonesia telah menjadi nasabah BNI sejak 2018. Basis operasional perusahaan berada di Jakarta Timur dan didukung oleh sekitar 500 karyawan yang terlibat dalam berbagai proyek strategis di Indonesia.

Kolaborasi antara BNI dan Siemens Indonesia mencerminkan sinergi antara sektor perbankan dan industri teknologi. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat daya saing industri nasional di tengah tantangan global.

Okki Rushartomo menambahkan bahwa pembiayaan berbasis ekosistem memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat. Principal, distributor, dan perbankan dapat tumbuh bersama dalam kerangka bisnis yang sehat dan terukur.

“Kerja sama pembiayaan berbasis ekosistem seperti ini memberikan manfaat bagi seluruh pihak, baik principal, distributor, maupun perbankan, karena mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan terukur,” ujarnya.

Dengan dukungan pembiayaan yang memadai, mitra dan distributor Siemens diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha. Hal ini sekaligus membuka peluang ekspansi proyek di berbagai wilayah Indonesia.

BNI menilai sektor kelistrikan dan industri manufaktur memiliki peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pembiayaan terhadap sektor ini akan terus diperluas secara selektif dan berkelanjutan.

Ke depan, BNI berkomitmen untuk memperkuat perannya sebagai mitra keuangan utama bagi korporasi nasional maupun global. Fokus pembiayaan diarahkan pada sektor energi, elektronik, infrastruktur, dan manufaktur.

Dengan plafon pembiayaan Rp300 miliar, kerja sama BNI dan Siemens Indonesia diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan industri kelistrikan nasional. Kolaborasi ini juga berpotensi mendorong peningkatan investasi sektor strategis di Indonesia.

Selain itu, dukungan pembiayaan ini membuka peluang usaha yang lebih luas bagi mitra dan distributor Siemens. Dampaknya diharapkan dapat dirasakan hingga ke tingkat daerah melalui peningkatan aktivitas ekonomi.

BNI optimistis pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem akan menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pembangunan nasional. Kolaborasi dengan Siemens Indonesia menjadi contoh konkret sinergi perbankan dan industri dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.