Logo Bloomberg Technoz

Hassett sebelumnya dianggap sebagai kandidat terkuat, namun Trump memberi sinyal lebih memilih mempertahankannya di lingkungan Gedung Putih. Menurut sumber yang memahami masalah ini, Trump secara pribadi sempat merasa frustrasi dengan pilihan-pilihan yang ada.

Sosok terpilih nantinya akan menggantikan Jerome Powell, yang masa jabatannya sebagai Gubernur The Fed akan berakhir pada bulan Mei mendatang. Selama ini, Trump sangat vokal mengkritik Powell, terutama menudingnya terlalu lambat dalam memangkas suku bunga.

Berbicara kepada CNBC di Davos pada Rabu, Trump memberikan sinyal yang beragam mengenai jumlah kandidat yang tersisa. Menteri Keuangan Scott Bessent, yang memimpin proses pencarian ini, menyebutkan ada empat nama dalam daftar, namun Trump mungkin akan mengumumkannya sebelum akhir bulan ini.

“Saya bisa katakan kami sudah mengerucut ke tiga nama, lalu menjadi dua. Dan mungkin saya bisa katakan bahwa dalam pikiran saya, sekarang tinggal satu nama,” kata Trump pada Rabu.

Ketegangan antara pemerintahan Trump dan Powell meningkat awal bulan ini setelah Gedung Putih mengeluarkan surat panggilan (subpoena) terkait dugaan penyelidikan kriminal atas renovasi markas besar The Fed. Powell menepis penyelidikan tersebut dan menganggapnya sebagai upaya untuk menghukumnya karena tidak menurunkan suku bunga lebih cepat.

Meskipun masa jabatannya sebagai gubernur berakhir Mei nanti, Powell secara hukum dapat tetap berada di dewan gubernur The Fed hingga 2028. Ancaman pertarungan hukum ini memicu spekulasi bahwa Powell mungkin memilih untuk tetap bertahan di bank sentral meski tak lagi menjabat sebagai gubernur.

Saat ditanya apakah ia khawatir Powell akan tetap bertahan di The Fed, Trump mengatakan tidak terlalu mempersoalkannya.

“Kita lihat saja apa yang terjadi,” ujar Trump. “Dia selalu terlambat, selalu saja terlambat, meskipun faktanya suku bunga kita sekarang sedang turun.”

Trump juga berupaya mencopot Deputi Gubernur The Fed Lisa Cook terkait tuduhan penipuan kredit pemilikan rumah (KPR) yang dibantah oleh Cook. Ia tetap diizinkan menjalankan tugasnya selama proses hukum berlangsung. Mahkamah Agung AS pekan ini telah mendengarkan argumen lisan dalam kasus tersebut. Ketika ditanya apakah Mahkamah Agung tampak skeptis terhadap kewenangannya untuk mencopot Cook, Trump mengatakan ia mengikuti jalannya persidangan.

“Saya tidak mendapatkan kesan itu, selain bahwa mereka mungkin berpikir seharusnya kasus ini melalui sistem peradilan yang lebih normal,” ujar Trump. “Namun tidak ada yang mengatakan dia tidak bersalah. Yang mereka sampaikan adalah mungkin prosesnya seharusnya lebih panjang, jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi.”

(bbn)

No more pages