Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Imbau Masyarakat Tak Panic Buying BBM, Jamin Stok Cukup

Azura Yumna Ramadani Purnama
11 March 2026 11:00

Bahlil di RDMP Balikpapan (12/01/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Bahlil di RDMP Balikpapan (12/01/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau punic buying, sebab cadangan operasional Indonesia diklaim dalam kondisi terjaga di tengah terjadinya konflik di Timur Tengah.

Bahlil menjelaskan stok operasional BBM sebesar 21—23 hari yang dimiliki Indonesia tak bakal segera habis, sebab setiap harinya pasokan tersebut terus dijaga besarannya melalui stok dari impor maupun produksi dalam negeri.

“Saya menyarankan dan meminta tidak perlu ada panic buying karena memang stok BBM kita cukup, jadi yang dimaksud dengan 21—25 hari itu adalah storage kita. Namun, itu kan dia [cadangan BBM] pergi dan datang lagi, industri kita jalan terus dan impor kita enggak ada masalah,” kata Bahlil kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (10/3/2026).


Ihwal penutupan jalur perdagangan migas dunia di Selat Hormuz, Bahlil menyatakan hal tersebut tak bakal begitu berdampak ke Indonesia.

Trafik inbound dan outbound tanker di Selat Hormuz./dok. Bloomberg

Alasannya, kata dia, Indonesia hanya mengimpor minyak mentah dari Timur Tengah dan produk BBM banyak didatangkan dari Asia.