Ia berharap pembahasan RUU tersebut dapat segera diselesaikan DPR secepatnya. Meski begitu Agus enggan memberikan tenggat waktu diketoknya RUU tersebut.
Agus menyebut Kementerian Perindustrian juga berharap seluruh pengelola kawasan industri terus memberikan masukan yang bersifat konsultatif.
“Kami mengharapkan dukungan undang-undang kawasan industri dan seluruh pengelola kawasan industri untuk terus-menerus memberikan masukan yang konsultatif agar undang-undang tersebut sesuai dengan apa yang kita inginkan dan ideal-ideal dalam menjalankan tugas sehari-hari,” kata Agus.
Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat dalam mendukung kebijakan industri nasional. Menurutnya, data yang lengkap dan tervalidasi akan memperbaiki kualitas statistik sektor manufaktur dan menjadi dasar penyesuaian kebijakan ke depan.
(ell)





























