Logo Bloomberg Technoz

Menkes Sebut 28 Juta Warga RI Punya Masalah Kesehatan Jiwa

Dinda Decembria
20 January 2026 17:40

Ilustrasi Depresi (Envato/stokkete)
Ilustrasi Depresi (Envato/stokkete)

Bloomberg Technoz, Jakarta -Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa persoalan kesehatan jiwa di Indonesia masih menjadi fenomena gunung es atau puncak gunung es. Ia menyebut jumlah masyarakat yang mengalami gangguan kejiwaan jauh lebih besar dibandingkan yang terdeteksi melalui layanan kesehatan.

"Ini yang kita sebut sebagai puncak gunung es. WHO bilang masalah kejiwaan itu satu dari delapan sampai satu dari sepuluh orang. Jadi kalau Indonesia 280 juta penduduk, minimal 28 juta punya masalah kejiwaan," ujar Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, dikutip Selasa (20/1/2026).

Menurut Budi, gangguan kejiwaan yang dialami masyarakat sangat beragam, mulai dari depresi dan gangguan kecemasan hingga kondisi yang lebih berat seperti skizofrenia dan ADHD. Ia menegaskan bahwa penyakit kejiwaan tidak hanya satu jenis, melainkan memiliki spektrum yang luas dan memerlukan penanganan yang berbeda-beda.


"Kalau Indonesia 280 juta, ya minimal 28 juta tuh punya masalah kejiwaan. Bisa itu depresi, gangguan atau gangguan kecemasan, yang lebih berat ada skizofrenia, ada ADHD, ada penyakit-penyakit jiwa tuh ada banyak juga," jelasnya.

Budi juga mengakui bahwa kemampuan skrining kesehatan jiwa nasional masih tergolong rendah. Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, angka deteksi gangguan kejiwaan masih berada di bawah 1 persen untuk kelompok dewasa, sementara pada anak-anak dan remaja sekitar 5%.