Logo Bloomberg Technoz

Mobile Phishing Mengintai Pemilik HP Android, Data Bisa Dicuri

Farid Nurhakim
20 January 2026 14:25

Ilustrasi tindak peretasan oleh hacker di tengah rawannya jaringan internet dunia. Bloomberg
Ilustrasi tindak peretasan oleh hacker di tengah rawannya jaringan internet dunia. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pola penyerangan melalui perangkat lunak berbahaya (malware) telah terungkap dan menargetkan perangkat Android dengan cara yang amat licik. Menurut laporan dari para peneliti ZLabs di perusahaan keamanan seluler (mobile) Zimperium, ada kampanye pencurian pesan singkat (short message service/SMS) secara massif yang menyebar di seluruh dunia.

Kampanye pencurian SMS skala besar tersebut dapat memperoleh akses ke perangkat pengguna Android dan mencuri informasi sensitif mereka. Hal ini dilakukan sebelum mengirimkannya kepada sejumlah pihak yang tak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan finansial.

Para peretas (hacker) melakukannya dengan memperdayai pengguna lewat laman unduhan aplikasi fiktif atau melalui bot Telegram yang memberikan janji palsu tentang aplikasi Android gratis. Pertemuan awal hacker dengan calon mangsa umumnya dimulai dengan beberapa korban disuguhi iklan aplikasi palsu di halaman web berbahaya. 


Pengguna yang tertipu oleh iklan tersebut bakal diarahkan ke laman yang meniru tautan unduhan aplikasi Android seolah kredibel. Namun, software ini bukan aplikasi yang diiklankan. Sebaliknya, itu adalah malware yang meminta pengguna untuk secara tidak sengaja memberikan izin guna membaca SMS mereka.

Cara lain yang digunakan kampanye pencuri SMS untuk menargetkan korban adalah lewat bot Telegram. Melansir Mashable, Selasa (20/1/2026), para peneliti Zimerium mengatakan mereka menemukan sekitar 2.600 robot dari aplikasi pesan instan tersebut, yang menarik mangsa agar percaya bahwa mereka ditawari aplikasi Android bajakan secara gratis.