Ungkap Kebenaran Tren Belanja HP Baru Naik Selama Ramadan 2026
Merinda Faradianti
03 March 2026 10:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Data Mandiri Spending Index per 15 Februari 2026 menyatakan adanya lonjakan belanja, termasuk pada kategori ponsel pintar atau smartphone.Namun, dari hasil penelusuran Bloomberg Technoz di lapangan, Senin (2/3/2026), data yang terpampang tidak sesuai fakta. Penjualan stagnan dan cenderung sepi, menurut pengakuan para pedagang.
Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro sebelumnya mengungkapkan indeks pengeluaran yang perusahaan hitung, HP menjadi barang yang banyak diburu masyarakat jelang lebaran. Masuk bagian dari keperluan masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Lompatan menjadi 13,3% untuk proporsi belanja handphone pada Februari 2026 jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang hanya sekitar 3,3% dan di 2025 pada kisaran 4,1%. Selain itu, belanja masyarakat masih didominasi kebutuhan dasar, seperti belanja untuk restoran yang menyumbang 19% dan supermarket 17%, sehingga sekitar 36% konsumsi masih terkait makanan dan minuman.
Pengakuan pedagang dan calon pembeli: sepi, ekonomi sedang sulit
Rika Ballan, salah seorang penjual HP di ITC Kuningan mengatakan, bahwa penjualan handphone di tempatnya cenderung sepi. “Sepi, seperti yang terlihat. Tidak ada perubahan [kenaikan penjualan HP], masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya pada Bloomberg Technoz.
Rika menyebut, penjualan HP hingga memasukin bulan ketiga 2026 masih sama seperti dua tahun lalu yang tak menunjukkan kenaikkan. Menurutnya, masyarakat lebih memilih menggunakan uang THR mereka untuk mudik dan membeli keperluan pokok lainnya. “Kayaknya mereka lebih memilih beli keperluan untuk pulang kampung. Ditambah ekonomi kita sekarang juga sedang sulit sekali,” sebutnya.

































