Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Dunia Stabil di Tengah Gejolak Isu Greenland

News
20 January 2026 08:00

Harga minyak. (Bloomberg)
Harga minyak. (Bloomberg)

Yongchang Chin - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak dunia terpantau stabil pada perdagangan Selasa (20/1) pagi. Para pelaku pasar kini tengah mencermati dampak dari upaya Amerika Serikat (AS) untuk mengambil alih Greenland, sembari mengantisipasi risiko kelebihan pasokan (surplus) global.

Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) bertahan di kisaran US$59 per barel, tidak banyak berubah dibandingkan penutupan hari Jumat. Sementara itu, minyak Brent ditutup di bawah level US$64 per barel. Tekanan pada pasar muncul setelah ambisi Presiden Donald Trump untuk menganeksasi Greenland mengguncang pasar, menekan nilai tukar dolar, dan memicu kekhawatiran akan pecahnya perang dagang yang merusak antara AS dan Uni Eropa.


“Pasar belum memasukkan harga untuk retalasi penuh antara AS dan Uni Eropa, dan kemungkinan besar akan ditemukan titik temu atau kompromi,” ujar Mukesh Sahdev, CEO lembaga konsultan XAnalysts Pty Ltd. Meski demikian, ia menambahkan bahwa jika ketegangan terus meningkat, AS kemungkinan besar akan menang mengingat keunggulannya dalam ekonomi dan pasokan energi.

Meskipun stabil, harga minyak tetap berada di bawah tekanan akibat tanda-tanda bahwa pasokan mulai melampaui permintaan. Harga beberapa jenis minyak fisik di Timur Tengah bahkan mengalami penurunan seiring langkah produsen OPEC+ yang mulai meningkatkan produksi. Badan Energi Internasional (IEA), yang dijadwalkan merilis analisis pasar terbarunya pada Rabu besok, telah berulang kali memberikan peringatan terkait potensi banjir pasokan (glut) yang besar sepanjang tahun ini.

Grafik harga minyak. (Sumber: Bloomberg)