Asal-usul Greenland, Wilayah yang Tengah Trump Incar
Farid Nurhakim
19 January 2026 14:13

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyerukan ambisinya untuk menguasai Greenland. Hal ini dilontarkannya pascaserangan militer AS ke Venezuela. Greenland (Tanah Hijau) merupakan pulau yang sebagian besar terdiri dari es. Wilayah Denmark ini sudah menjadi bagian dari strategi pemasaran selama berabad-abad, dengan menghasilkan nama yang membingungkan dan memiliki sejarahnya.
Menariknya, pulau tersebut sama sekali tak berwarna hijau. Greenland mayoritas tertutup oleh lapisan es yang amat besar, seperti yang telah terjadi selama sebagian besar milenium terakhir.
Sementara itu, kisah di balik nama “Tanah Hijau” menggabungkan strategi pemasaran yang cerdik, perubahan iklim, dan bangsa Viking, melansir dari Visit Greenland, Senin (19/1/2025).
Sejarah Singkat Greenland
Seorang tokoh Viking, Erik Thorvaldsson atau Erik si Merah menemukan pulau tersebut pada sekitar abad ke-10. Alasan dirinya memilih nama Greenland adalah agar bisa menarik lebih banyak pemukim untuk mendatangi pulau es itu, meskipun kini justru menjadi sedikit lebih hijau seiring mencairnya lapisan esnya.
“Asal usul nama Greenland adalah hasil dari pemasaran komersial semata. Dalam salah satu Saga Islandia, tertulis bahwa penemu Greenland, Erik si Merah, ‘Pergi untuk menetap di negeri yang telah dia temukan, yang dia sebut Greenland, karena menurutnya orang-orang akan tertarik ke sana jika negeri itu memiliki nama yang baik.’” kata Profesor Geografi Universitas Negeri Arizona, Randall Cerveny lewat sebuah surat elektronik kepada USA Today.






























