Tanti bercerita awal bergabung ia bekerja di bagian cuci ompreng. Kini Tanti ikut membantu memasak makanan di SPPG Paseban. Ia menuturkan saat ini ada sekitar 43 pekerja di SPPG Paseban yang merupakan warga sekitar. Adik hingga teman Tanti juga bekerja di SPPG Paseban.
"Teman saya sebelum kerja di situ, dia kondisi ekonominya enggak bagus. Dia senang banget sampai cerita sama saya. Katanya, ‘Alhamdulillah bisa memperbaiki ekonomi gue. Enak, betah kerjanya’. Adik saya juga begitu. Walaupun anaknya sudah pada kerja, cuma dia (adik saya) enggak mau mengandalkan anaknya," ucapnya.
Menurut Tanti, manfaat MBG dirasakan rakyat seperti dirinya. Anak-anak sekolah hingga ibu hamil dan menyusui mendapatkan makanan sehat gratis.
"Saya ingin (program MBG) dilanjut terus karena banyak manfaatnya. Buka lapangan kerja, (makanan sehat) buat anak-anak sekolah, buat balita, ibu hamil, ibu menyusui. Itu kan semuanya dapat dari MBG. Sampai cucu saya dapat (MBG). Itu yang saya rasakan, itu anugerah. Berkah deh," ucapnya.
Melihat besarnya manfaat program MBG, Tanti pun merasa bangga menjadi bagian dari program unggulan Presiden ini. "Saya bangga. Bangga karena saya sudah jadi bagian dari programnya Pak Prabowo. Walaupun istilahnya saya cuma nyuci ompreng ya, tapi saya bangga bisa ikut serta jadi bagian program ini," tutupnya.
(red)





























