Logo Bloomberg Technoz

IHSG Sentuh Rekor Baru, Capai 9.099 pada Sesi I

Muhammad Julian Fadli
19 January 2026 13:06

Layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan Sesi I dengan menguat 0,27% di posisi 9.099 pada Senin (19/1/2026) sekaligus tercapainya catatan rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) baru.

Sepanjang perdagangan IHSG amat berfluktuatif namun rebound kembali di zona hijau dengan rentang perdagangan terjadi pada area level 9.025 sampai dengan tertinggi 9.109 yang tersentuhnya level harga tertinggi secara intraday (ATH).

Penutupan IHSG Sesi I pada Senin 19 Januari 2026 (Bloomberg)

Kenaikan IHSG hingga mencatatkan rekor terbaru ini dipicu oleh melesatnya harga saham PT Astra International Tbk (ASII), saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan juga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Saham ASII melesat dengan kenaikan 4,96% point–to–point ke level Rp7.400/saham.


Kemudian juga pada saham DSSA lompat 2,68% ke level Rp113.975/saham. Menyusul saham Bank Mandiri dengan keberhasilan meninggi 2,2% ke level Rp5.100/saham pada perdagangan saham Sesi I.

Volume transaksi IHSG sepanjang perdagangan menyentuh 37,44 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp16,8 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 2,52 juta kali diperjualbelikan. Sebanyak 350 saham menguat, dan masih ada 337 saham turun. Sedang 116 saham stagnan.