Logo Bloomberg Technoz

Nasib Aksi Iklim Global Usai AS Mundur di Bawah Trump

News
19 January 2026 13:20

Presiden AS Donald Trump pada sidang ke-80 Majelis Umum PBB di New York pada 23 September. (Michael M Santiago/Getty Images via Bloomberg)
Presiden AS Donald Trump pada sidang ke-80 Majelis Umum PBB di New York pada 23 September. (Michael M Santiago/Getty Images via Bloomberg)

Eric Roston and Brian Kahn -- Bloomberg News

Bloomberg, Tiga tahun terakhir menjadi periode dengan suhu terpanas sepanjang sejarah, ditandai dengan kebakaran hutan serta banjir yang mematikan dan menimbulkan kerugian besar.

Ketika para ilmuwan memperingatkan bahwa laju pemanasan global makin cepat, Presiden Donald Trump justru meningkatkan langkah mundur Amerika Serikat dari kerja sama global untuk menurunkan emisi gas rumah kaca.


Pada Januari, Trump memerintahkan penarikan AS dari 66 organisasi multilateral yang berfokus pada lingkungan, perdamaian, kesetaraan gender, dan demokrasi, termasuk perjanjian Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menjadi dasar perundingan iklim internasional.

Saat pemerintah AS meninggalkan kursinya di meja perundingan, negara-negara lain kemungkinan akan tetap melanjutkan upaya bersama untuk mengatasi kenaikan suhu global.

Tren pemanasan global. (Bloomberg)