Pencarian kini mengerucut menjadi persaingan empat nama, kata sejumlah sumber, yakni Rieder, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett, Gubernur The Fed Christopher Waller, serta mantan gubernur Kevin Warsh.
Hassett sempat menjadi kandidat terdepan pada awalnya dan mempertahankan posisi itu hingga Trump pekan ini mengatakan bahwa ia mungkin tidak ingin kehilangan Hassett dari peranannya saat ini. Belum jelas apakah pernyataan tersebut menandakan pergeseran dalam pertimbangan internal atau sekadar komentar spontan.
“Tidak ada yang tahu siapa yang akan dipilih Presiden Trump untuk The Fed, kecuali Presiden Trump sendiri. Seperti yang baru-baru ini disampaikan presiden, ia akan segera mengumumkan keputusan akhirnya,” kata Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt dalam pernyataan tertulis pada Sabtu.
Keputusan untuk memanggil The Fed sepekan lalu memicu gelombang penolakan, termasuk janji Tillis yang duduk di komite yang pertama kali akan menilai calon untuk menentang nominasi Ketua The Fed mana pun sampai persoalan tersebut diselesaikan.
Rieder, yang menjabat sebagai kepala investasi global pendapatan tetap di BlackRock, dipandang berpotensi lebih mudah mendapatkan persetujuan Senat, kata sejumlah sumber. Juru bicara BlackRock menolak berkomentar mengenai status Rieder.
Data ketenagakerjaan yang dirilis awal bulan ini menunjukkan pasar tenaga kerja tetap rapuh menjelang akhir tahun, dengan prospek perekrutan yang masih berhati-hati. Para ekonom memperkirakan satu tahun lagi dengan peluang kerja yang terbatas dan pertumbuhan upah yang melambat, yang berpotensi memperparah kekhawatiran pemilih terkait daya beli menjelang pemilu paruh waktu tahun ini.
Pejabat The Fed memangkas suku bunga tiga kali berturut-turut pada akhir 2025, tetapi memberi sinyal tidak terburu-buru menurunkannya lagi sebelum melihat lebih banyak data mengenai inflasi dan pasar tenaga kerja. Para pembuat kebijakan diperkirakan akan menahan suku bunga pada pertemuan berikutnya pada 27–28 Januari.
Rieder menyebut independensi The Fed sebagai sesuatu yang “krusial,” namun juga sejalan dengan pandangan Menteri Keuangan Scott Bessent bahwa bank sentral dapat bersikap lebih “inovatif” dalam memanfaatkan neraca keuangannya.
(bbn)
































