Rencana Chattra Borobudur, Semua Pihak Harus Satu Suara
Dinda Decembria
16 January 2026 20:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menekankan pentingnya kesepahaman bersama dalam rencana pemasangan chattra adaptasi pada stupa induk Candi Borobudur. Menurutnya, setiap keputusan yang menyangkut situs warisan dunia harus mengedepankan persatuan bangsa dan kepentingan nasional.
Ia menekankan, perbedaan pandangan dalam strategi isu seperti pemasangan chattra perlu disikapi dengan dialog terbuka dan sikap saling menghormati. Irene mengajak seluruh pihak untuk menyingkirkan ego sektoral dan membangun satu kesepakatan bersama demi kepentingan bangsa.
"Mari kita kesampingkan ego masing-masing dan keluar dari ruangan ini dengan satu suara. Apa pun kesepakatan akhirnya, itu harus menjadi simbol kekuatan kita sebagai bangsa," kata Irene dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (16/1).
“Candi Borobudur adalah titipan kepada kita, bukan milik kita sebagai manusia. Tugas kita bersama adalah memastikan keberadaannya memberi dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat, terutama yang tinggal di sekitarnya,” ujar Irene menambahkan.
Di sisi lain, Direktur Jenderal Bimas Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, menegaskan bahwa setiap kebijakan terkait pemasangan chattra dilakukan melalui proses yang matang dan penuh kehati-hatian. Ia memastikan seluruh tahapan mempertimbangkan aspek administratif, spiritual, serta prinsip pelestarian cagar budaya.
































