RKAB 2026 Vale (INCO) Terbit, Produksi Nikel Alami Penyesuaian
Azura Yumna Ramadani Purnama
16 January 2026 11:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) mengungkapkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 yang disetujui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengharuskan perusahaan melakukan penyesuaian produksi bijih nikel.
Akan tetapi, perusahaan mengklaim pasokan bijih ke smelter pirometalurgi berbasis rotary kiln electric furnace (RKEF) perseroan tetap terjamin 100% sehingga produksi nickel matte tetap sesuai target.
“Sorowako 100%, nickel matte tidak ada yang berkurang sesuai dengan rencana. Penyesuaian bijih saja yang kita lakukan, sesuai dengan market,” kata Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Vale Budiawansyah saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, dikutip Jumat (16/1/2026).
Budiawansyah mensinyalir target produksi Vale yang disetujui pemerintah akan dievaluasi kembali dan dapat dilakukan revisi jika memang diperlukan.
Dia meyakini langkah Kementerian ESDM memotong target produksi nikel nasional dalam RKAB 2026 dilakukan untuk pengaturan tata kelola.



























