Logo Bloomberg Technoz

Ekonom: Anggaran Program MBG Harusnya Hanya Rp8 Triliun

Sultan Ibnu Affan
15 January 2026 19:50

Siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Angkasa 5 Halim, Jakarta Timur, Jumat (23/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Angkasa 5 Halim, Jakarta Timur, Jumat (23/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom menilai pemerintah seharusnya mengalokasikan dana untuk program makan bergizi gratis (MBG) hanya senilai Rp8 triliun saja dalam waktu 1 tahun berjalan lewat anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Secretary General International Economic Association (IEA) Lili Yan Ing mengatakan, perkiraan tersebut didasarkan berdasarkan survei internalnya, yakni hanya kurang 4% siswa di seluruh Indonesia yang membutuhkan program tersebut.

"Anggaran untuk program tersebut seharusnya dibuat sangat terbatas, dengan batas maksimal Rp8 triliun. Berdasarkan hasil survei, kurang dari 4% siswa yang menyatakan membutuhkan program makan siang gratis," ujarnya dalam Global & Domestic Economy Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (15/1/2026).


Lili mengutarakan kebingungannya mengapa program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut justru juga tertuju kepada masyarakat kelas menengah atas dan kaya di Indonesia.

Padahal, lagi-lagi, kata dia, pemerintah semestinya fokus terhadap pemenuhan dan pengembangan kualitas guru dan kurikulum. Ini juga sejalan dengan program lain seperti Sekolah Rakyat.