Harga Minyak Turun Setelah Trump Redakan Ketegangan dengan Iran
News
15 January 2026 08:00

Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak mentah dunia melemah untuk pertama kalinya dalam enam hari terakhir. Penurunan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan telah menerima jaminan bahwa Iran akan menghentikan tindakan kekerasan terhadap para pengunjuk rasa.
Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) jatuh ke bawah level US$61 per barel, setelah sempat menguat sekitar 11% selama sepekan terakhir. Sementara itu, minyak jenis Brent ditutup di bawah level US$67 per barel.
Pernyataan Trump tersebut dinilai meredam ekspektasi pasar akan adanya respons militer segera dari AS terhadap demonstrasi besar yang menentang pemerintahan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Hal ini secara otomatis mengurangi kekhawatiran pelaku pasar akan adanya gangguan pada produksi minyak Iran serta jalur pelayaran strategis di kawasan tersebut.
Sepanjang awal tahun, harga minyak sebenarnya terus merangkak naik akibat gejolak di Iran—produsen minyak terbesar keempat di OPEC—serta krisis yang terjadi di Venezuela. Ketidakpastian politik di kedua negara tersebut sempat mengembalikan premi risiko pada harga minyak, setelah sebelumnya mengalami penurunan selama lima bulan berturut-turut akibat kekhawatiran akan kelebihan pasokan (glut).





























