Logo Bloomberg Technoz

Angka ini jauh dari target Bulog yang sebelumnya merencanakan penyaluran SPHP sebesar 1,5 juta ton sepanjang tahun hingga Desember 2025. Sisa dari penyaluran beras SPHP ini rencananya akan disalurkan kembali di bulan Januari.

"Jadi kaitan dengan beras SPHP yang alokasi tahun 2025, sisa target sampai saat ini perlu disalurkan kembali. Kemudian, kebijakan Kementerian Keuangan melalui Badan Pangan Nasional dan Bulog, beras SPHP 2025 masih dapat diperpanjang sampai dengan 31 Januari 2026," kata Sarwo Edhy.

"Selanjutnya mulai bulan Februari, sudah ada alokasi SPHP beras untuk 2026 sebesar 1,5 juta ton sepanjang tahun ini. Jadi tidak ada jeda penyaluran beras SPHP untuk masyarakat. Beras SPHP senantiasa hadir bagi masyarakat Indonesia sebagai pilihan konsumsi dengan harga yang terjangkau," ucap Sarwo.

Sementara itu, dalam Proyeksi Neraca Pangan Nasional Tahun 2026 update per Januari, produksi beras nasional di Januari dapat berada di 1,79 juta ton dan Februari dapat mencapai 2,98 juta ton. Sementara puncak panen raya diperkirakan di Maret dan April yang dapat mencapai hingga 5 juta ton untuk masing-masing bulannya.

Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengeklaim adanya peningkatan produksi akan menjadi modal utama pencapaian target serapan oleh Bulog. Serapan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) semakin kuat, maka program penyaluran seperti beras SPHP pun akan lebih leluasa.

"Yang jelas, (luas) tanaman Oktober sampai Desember lebih tinggi, lebih 500 ribu hektare dibanding tahun lalu. Artinya, insya Allah produksi (beras) tahun ini, mudah-mudahan tidak ada bencana, tidak ada halangan, lebih besar daripada tahun lalu. Aku yakin," ujar Amran.

“Kita harus kompak dari hulu sampai hilir. Produksi di hulu kuat, pengelolaan di tengah berjalan, dan penyerapan di hilir maksimal. Ini kunci menjaga swasembada dan melangkah ke tahap berikutnya,” kata Amran lagi.

Bapanas menyebut, penyaluran beras SPHP beras tahun 2025 sudah kembali dikebut sejak 5 Januari 2026. Sampai 12 Januari 2026 total realisasi telah berada di angka 813 ribu ton.

(ell)

No more pages