Logo Bloomberg Technoz

Impor yang lebih mahal telah kehilangan popularitas setelah pertumbuhan produksi lokal yang berkelanjutan menurunkan harga ke level terendah empat tahun, dan adopsi energi bersih yang pesat di negara itu mengurangi permintaan.

Rencana untuk memangkas produksi batu bara di Indonesia, pemasok asing utama China, kemungkinan akan menambah tekanan pada pengiriman pada 2026.

Impor gas juga turun untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, sebesar 2,8% menjadi 128 juta ton, sebagai respons terhadap produksi domestik yang mencapai rekor dan permintaan industri yang lebih lemah. Prospek untuk 2026 lebih cerah untuk bahan bakar yang lebih bersih ini.

China National Petroleum Corp. memperkirakan pertumbuhan konsumsi akan berlipat ganda menjadi 5% tahun ini, sementara gelombang proyek ekspor baru di seluruh dunia kemungkinan akan menekan harga dan meningkatkan permintaan gas yang diangkut melalui laut khususnya.

Pembelian minyak mentah naik 4,4% menjadi 578 juta ton, membalikkan penurunan pada 2024. Penimbunan strategis mengimbangi penurunan tajam permintaan bahan bakar yang disebabkan oleh transisi energi.

Kelebihan pasokan minyak global dapat makin mendorong Beijing untuk menjaga impor tetap tinggi untuk berjaga-jaga terhadap ancaman sanksi dan tarif yang memengaruhi pasokan.

Pengiriman tembaga mentah dan produknya turun 6,4% menjadi 5,3 juta ton, yang terlemah dalam dekade ini.

Harga yang tinggi dan perlambatan ekonomi menjadi penghambat, meskipun banyak permintaan dialihkan ke pembelian bijih dan konsentrat tembaga oleh China, yang meningkat 7,9% menjadi rekor 30 juta ton untuk memenuhi ekspansi kapasitas peleburan negara yang tak henti-hentinya.

Terlepas dari melemahnya pasar baja domestik, pengiriman bijih besi naik 1,8% ke rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 1,26 miliar ton, peningkatan untuk tahun ketiga berturut-turut.

Namun, penumpukan stok bijih menjadi lebih nyata dalam beberapa bulan terakhir. Langkah-langkah terbaru Beijing untuk mengekang ekspor baja yang mencapai rekor di tengah meningkatnya proteksionisme dapat menjadi hambatan lain bagi pasar tahun ini.

Impor kedelai juga naik ke rekor untuk tahun ketiga berturut-turut, naik 6,5% menjadi 112 juta ton. Pabrik pengolahan sangat bergantung pada kargo Brasil pada awal 2025, sebelum menghidupkan kembali pembelian AS setelah perjanjian perdagangan yang dicapai dengan pemerintahan Trump pada Oktober.

Hal itu membuat pembeli China harus menanggung beban 25 juta ton kedelai AS per tahun hingga 2028. Karena Beijing kemungkinan besar tidak akan meninggalkan strategi diversifikasinya, ukuran dan komposisi impornya sebagian besar akan bergantung pada apakah gencatan senjata dengan Washington akan bertahan.

(bbn)

No more pages