“Yang tentunya bisa dimanfaatkan oleh mereka untuk membuat atau membuka usaha sampingan, bukan hanya sekedar ojek online. Misalnya buka warung makan,” kata Maman.
“Ini lagi mau kita intensifkan lagi, agar saudara-saudara kita para ojek online baik yang motor, mobil, mereka juga punya banyak beberapa usaha-usaha sampingan,” sambung dia.
Maman memandang ini terdapat sebuah ekosistem usaha yang melibatkan bukan hanya perusahaan transportasi daring, tetapi pengemudi ojol, dan pedagang (merchant) UMKM. Di mana mereka memanfaatkan platform digital sebagai ruang untuk menjual barangnya.
“Nah ini yang harus dijaga sama-sama, makanya semangat menjaga hubungan yang konstruktif antara Grab dengan mitra ojol ini, ini harus kita dukung terus. Supaya semua ekosistemnya terjaga,” tutur Maman.
(ain)




























