Logo Bloomberg Technoz

Nigeria Bidik Cuan Perdagangan Karbon Rp50,4 Triliun per Tahun

News
13 January 2026 19:10

Ilustrasi Emisi Karbon (Dok. Envato)
Ilustrasi Emisi Karbon (Dok. Envato)

Ruth Olurounbi -- Bloomberg News

Bloomberg, Nigeria menargetkan pendapatan hingga US$3 miliar atau sekitar Rp50,4 triliun (asumsi kurs Rp16.820 per dolar AS) per tahun dari pasar karbon setelah menyetujui sebuah kerangka kerja yang membuka salah satu ekonomi terbesar di Afrika itu untuk perdagangan izin emisi dalam skala besar.

Presiden Bola Tinubu pada Senin malam menyetujui penerapan dan pengoperasian kerangka pasar karbon yang memperkirakan potensi pendapatan sedikitnya US$3 miliar per tahun pada 2030.


Pemerintah berupaya memanfaatkan potensi pengurangan emisi di sektor energi, pertanian, kehutanan, pengelolaan limbah, dan industri.

Nigeria berencana memprioritaskan partisipasi dalam pasar karbon sukarela dan perdagangan internasional, sambil pada tahap berikutnya menerapkan sistem perdagangan emisi domestik serta pajak karbon, kata Tenioye Majekodunmi, direktur jenderal Dewan Nasional Perubahan Iklim Nigeria (National Council on Climate Change/NCCC), kepada wartawan.