Logo Bloomberg Technoz

Tak Cuma E10, Bahlil Mau Wajibkan Bensin Etanol 20% pada 2027

Azura Yumna Ramadani Purnama
13 January 2026 10:00

Bahlil di RDMP Balikpapan (12/01/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Bahlil di RDMP Balikpapan (12/01/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Balikpapan – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berencana menerapkan mandatori bensin dengan campuran etanol atau bioetanol 20% (E20) paling cepat pada 2027 atau paling lambat pada 2028.

Bahlil menjelaskan masih mengkaji apakah akan memandatorikan E10 atau E20 pada periode tersebut, tetapi dia memastikan akan membangun pabrik pengolahan bioetanol untuk mempersiapkan program tersebut.

“E10 sampai E20 untuk etanol, itu akan kita bikin mandatori karena nanti program itu pada 2027 atau 2028, itu akan dibangun di beberapa tempat. Bahan bakunya kan adalah jagung, kemudian singkong, dan tebu, dan beberapa komoditas lainnya,” kata Bahlil kepada awak media, di kawasan RDMP Balikpapan, Senin (12/1/2026).


Di sisi lain, dia mengklaim program mandatori bensin dengan campuran bioetanol tersebut akan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

“Nanti kita akan juga melibatkan masyarakat, karena di situ kan ada, di samping ketahanan energi, kita penciptaan lapangan pekerjaan. Jadi masyarakat kita suruh tanam, kemudian ada yang menjadi offtaker untuk diolah menjadi etanol,” ujar dia.