Logo Bloomberg Technoz

AMMN-BRMS Jadi Biang Kerok Anjloknya IHSG Kemarin

Redaksi
04 March 2026 06:45

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin, Selasa (4/3/2026), akhirnya menyerah. Setelah sempat menguat, indeks mendadak balik arah terbebani penurunan sejumlah saham.

IHSG sempat menguat hingga 1,02% ke level 8.098 sesaat setelah pembukaan. Namun, indeks justru ditutup dengan penurunan 0,96% ke level 7.939,77 pada penutupan sore harinya.

Nilai transaksi sepanjang perdagangan kemarin mencapai Rp29,8 triliun usai 44,4 miliar saham ditransaksikan.


Saham AMMN menjadi pemberat atau laggard utama penurunan indeks. Berikut daftar 10 laggard, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI).

  • AMMN mengurangi bobot IHSG 14,41 poin
  • BBRI mengurangi bobot IHSG 7,86 poin
  • BREN mengurangi bobot IHSG 7,40 poin
  • MDKA mengurangi bobot IHSG 7,35 poin
  • FILM mengurangi bobot IHSG 6,97 poin
  • BRMS mengurangi bobot IHSG 4,48 poin
  • ANTM mengurangi bobot IHSG 3,77 poin
  • TPIA mengurangi bobot IHSG 3,11 poin
  • MBMA mengurangi bobot IHSG 2,96 poin
  • EMAS mengurangi bobot IHSG 2,71 poin