Logo Bloomberg Technoz

Perang Meluas, 12.300 Penerbangan di Timur Tengah Dibatalkan

News
04 March 2026 03:40

Pesawat-pesawat Qatar Airways terparkir di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) di New York, AS, Minggu (1/3/2026). (Michael Nagle/Bloomberg)
Pesawat-pesawat Qatar Airways terparkir di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) di New York, AS, Minggu (1/3/2026). (Michael Nagle/Bloomberg)

Leen Al-Rashdan - Bloomberg News

Bloomberg, Maskapai penerbangan di seluruh dunia terus menangguhkan jadwal penerbangan mereka ke berbagai destinasi di Timur Tengah seiring meluasnya cakupan perang yang kini memasuki hari keempat.

Gangguan yang bermula sejak serangan balasan pertama Iran ini telah menyebar ke seluruh kawasan. Menurut data Flightradar24, lebih dari 12.300 penerbangan telah dibatalkan, termasuk di pusat transit utama seperti Dubai dan Doha.


Pembatalan ini diprediksi akan berdampak panjang karena posisi pesawat dan kru yang kini terpencar di lokasi yang tidak semestinya. Dengan puluhan ribu penumpang yang telantar, banyak maskapai mulai mengoperasikan penerbangan evakuasi khusus.

Berikut adalah rincian maskapai yang telah mengumumkan perubahan jadwal penerbangan di kawasan tersebut:

  • Air France-KLM: KLM Royal Dutch Airlines menangguhkan sisa penerbangan musim dingin dari dan ke Tel Aviv mulai Minggu. Selain itu, penerbangan ke Dammam dan Riyadh (Arab Saudi) serta Dubai dihentikan hingga 9 Maret.
  • British Airways: Membatalkan seluruh penerbangan ke Amman, Abu Dhabi, Bahrain, Dubai, Doha, dan Tel Aviv, setidaknya hingga hari Selasa (3/3).
  • Cathay Pacific: Layanan dari dan ke Dubai serta Riyadh ditangguhkan hingga 14 Maret, meskipun wilayah udara di sana secara teknis masih dibuka.
  • Delta Airlines: Penerbangan rute New York–Tel Aviv ditangguhkan hingga 8 Maret.
  • EasyJet: Maskapai berbiaya rendah ini membatalkan penerbangan hari Selasa ke Siprus setelah pangkalan Angkatan Udara Inggris (RAF) di sana terkena serangan drone.
  • Emirates: Maskapai internasional terbesar di dunia ini memperpanjang suspensi penerbangan dari dan ke Dubai hingga 4 Maret. Emirates telah membatalkan lebih dari 2.000 penerbangan sejak Sabtu—salah satu gangguan terparah sepanjang sejarah maskapai yang biasanya beroperasi 24 jam ini. Saat ini, hanya penerbangan evakuasi terbatas yang beroperasi.
  • Etihad: Memperpanjang penghentian operasional hingga hari Kamis (5/3).
  • Lufthansa Group: Seluruh maskapai di bawah grup ini menangguhkan penerbangan ke Tel Aviv, Beirut, Amman, Erbil, Dammam, dan Teheran hingga 8 Maret. Mereka juga menghindari wilayah udara Israel, Lebanon, Yordania, Irak, Qatar, Kuwait, Bahrain, Dammam, dan Iran.
  • Oman Air: Memperluas pembatalan ke beberapa destinasi regional, termasuk Dammam, menyusul serangan Iran terhadap fasilitas Saudi Aramco pada hari Selasa.
  • Qatar Airways: Seluruh operasional maskapai ini tetap dihentikan total hingga pemberitahuan lebih lanjut.
  • Virgin Atlantic: Menangguhkan rute Dubai dan Riyadh hingga Selasa. "Situasi ini bergerak sangat cepat dan tidak terduga; pembatalan atau perubahan jadwal lebih lanjut sangat mungkin terjadi," tulis pernyataan resmi di situs mereka.