Logo Bloomberg Technoz

Pada 24 Desember 2025, kembali dilakukan penjualan 300 juta saham di harga Rp374/ saham serta 57,41 juta saham dengan harga Rp366/saham.

Divestasi berlanjut pada 29 Desember 2025 dengan penjualan 255 juta saham di harga Rp367/saham dan 300 juta saham di harga Rp363/saham. Sehari kemudian, pada 30 Desember 2025, sebanyak 254,99 juta saham dilepas dengan harga Rp365/saham.

Memasuki Januari 2026, penjualan saham kembali dilakukan pada 2 Januari 2026 dengan total 599,99 juta saham, yang terdiri atas 291,41 juta saham di harga Rp409/saham, 300 juta saham di harga Rp393/saham, serta 8,59 juta saham di harga Rp409/saham.

Selanjutnya, pada 5 Januari 2026, CIC kembali melepas 500 juta saham masing-masing di harga Rp461/saham. Aksi divestasi berlanjut pada 6 dan 7 Januari 2026 dengan total penjualan lebih dari 1 miliar saham di kisaran harga Rp460–Rp461/saham. Terakhir, pada 8 Januari 2026, sebanyak 50,85 juta saham dijual dengan harga Rp453/saham.

Dalam laporan tersebut juga ditegaskan bahwa CIC bukan merupakan pengendali BUMI dan tidak memiliki rencana untuk mempertahankan pengendalian. Laporan kepemilikan saham ini disampaikan sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

Dengan rangkaian transaksi tersebut, kepemilikan CIC di BUMI resmi turun di bawah ambang batas 5% hak suara.

(dhf)

No more pages