Logo Bloomberg Technoz

Mata Uang Asia Merah, Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah

Tim Riset Bloomberg Technoz
13 January 2026 14:41

Pekerja merapihkan uang dolar AS dan rupiah di gerai penukaran uang di ITC Kuningan, Jakarta, Rabu (17/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja merapihkan uang dolar AS dan rupiah di gerai penukaran uang di ITC Kuningan, Jakarta, Rabu (17/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah dan mayoritas uang Asia lainnya lesu hari ini. Nilai tukar rupiah terus melemah di hari ke delapan berturut-turut, dan tembus Rp16.878/US$.

Depresiasi rupiah melampaui pelemahan pada April 2025 di Rp16.870/US$. Juga masa krisis 1998 di Rp16.650/US$.

Artinya, rupiah sudah berada di posisi terlemah sepanjang sejarah.

Rupiah tembus Rp16.878/US$ dalam perdagangan Selasa siang, (13/1/2026). Penurunan terendahnya dalam delapan bulan. (Bloomberg)

Dalam perdagangan siang ini, Selasa (13/1/2026), rupiah tergerus 0,27% dan berada di level Rp16.879/US$. Indeks dolar AS menguat 0,17% siang ini dan berada di level 98.985 dan menekan hampir semua mata uang Asia siang ini, kecuali ringgit Malaysia.

Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS, Selasa siang (13/1/2026). Bloomberg.

Melansir data Bloomberg, yen Jepang memimpin pelemahan dengan turun 0,52%, disusul baht Thailand 0,49%, won Korea Selatan 0,39%, rupiah Indonesia 0,26%, rupee India 0,11%, dolar Singapura 0,09%, dolar Taiwan 0,07%, offshore renminbi China 0,05%, peso Filipina 0,04%, dan dolar Hong Kong 0,03%.