Hadapi Dominasi China, G-7 Bahas Tanah Jarang di AS
News
12 January 2026 14:50

Bloomberg News
Bloomberg, Amerika Serikat (AS) akan menjadi tuan rumah pertemuan menteri-menteri negara G-7 pekan ini guna membahas isu logam tanah jarang (rare earths). Pertemuan ini mempertegas upaya bersama negara-negara tersebut untuk mengembangkan sumber pasokan alternatif di industri yang saat ini didominasi oleh China.
Menteri Keuangan Kanada Francois-Philippe Champagne dijadwalkan berada di Washington pada Minggu dan Senin untuk bertemu dengan rekan-rekannya dari Kelompok Tujuh (G-7). Disebutkan bahwa Menteri Keuangan AS Scott Bessent akan memimpin pembicaraan tersebut guna "membahas rantai pasok global untuk mineral kritis."
Diskusi ini diharapkan turut melibatkan pejabat dari Australia, Korea Selatan, India, Meksiko, dan Uni Eropa. Fokus utamanya adalah bahan baku penting dan keamanan rantai pasok global. Pertemuan ini terjadi saat Jepang semakin gencar mendekati rekan-rekan G-7 di tengah kekhawatiran atas pembatasan ekspor baru yang diberlakukan China.
Ketegangan ini bermula dari sengketa diplomatik terkait komentar Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengenai Taiwan. Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, menyatakan akan bertemu dengan menteri-menteri negara demokrasi industri lainnya untuk membahas mineral yang sangat krusial bagi produksi militer dan industri teknologi.
































