Logo Bloomberg Technoz

BGN Jawab Isu Susu UHT Langka Akibat Program MBG

Dinda Decembria
09 January 2026 13:50

Ilustrasi Susu UHT (Envato/microgen)
Ilustrasi Susu UHT (Envato/microgen)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menanggapi isu kelangkaan susu UHT yang disebut-sebut terjadi akibat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Nanik menjelaskan, permintaan susu saat ini melonjak seiring perluasan cakupan MBG di berbagai daerah. “Susunya banyak kebutuhan banyak, ini juga lagi dibangun pabrik baru. Pemerintah bangun 500 peternakan,"kata Nanik di Jakarta Pusat, Kamis (8/1).

Pembangunan peternakan ini, kata Nani diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan impor sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya untuk komoditas susu.


Nanik menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan perencanaan agar pelaksanaan MBG tidak mengganggu kebutuhan pasar umum. Seluruh kebijakan disusun dengan mempertimbangkan keseimbangan antara program sosial dan ketersediaan pangan nasional.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis pasokan susu UHT akan tetap aman ke depan. 

“Ini proses yang sedang berjalan, dan kami pastikan kebutuhan MBG maupun masyarakat tetap terpenuhi,” pungkas Nanik.