Logo Bloomberg Technoz

Reli obligasi pemerintah AS (US Treasuries) meredup setelah aktivitas sektor jasa AS pada Desember berekspansi pada laju tercepat dalam lebih dari setahun, didorong oleh pertumbuhan permintaan yang solid dan peningkatan perekrutan tenaga kerja. Data sebelumnya dari ADP Research diterima lebih baik oleh pasar obligasi setelah menunjukkan perekrutan pada Desember meningkat pada laju moderat, yang mengindikasikan momentum yang lesu menjelang 2026. Imbal hasil obligasi tenor 10 tahun turun ke 4,14%, dengan suku bunga juga bergerak lebih rendah di sebagian besar Eropa.

Secara keseluruhan, data ekonomi tersebut positif menurut Crisafulli, meskipun penurunan pada versi S&P 500 berbobot setara—yang memberi Dollar Tree Inc. bobot pengaruh yang sama besar dengan Apple Inc.—serta indikator perusahaan-perusahaan kecil patut dicermati.

“Pergerakan harga yang mendasarinya buruk,” kata Crisafulli. Dengan dua pemangkasan suku bunga masing-masing seperempat poin yang sudah tercermin dalam ekspektasi trader swap untuk 2026, perhatian akan segera beralih ke laporan ketenagakerjaan nonpertanian (nonfarm payrolls) Desember yang krusial pada Jumat.

Saham-saham telah melesat didorong optimisme atas pertumbuhan laba yang solid dan inflasi yang tetap cukup terkendali sehingga The Fed dapat terus memangkas biaya pinjaman. Pandangan optimistis itu bertahan meskipun latar belakang geopolitik memburuk, termasuk tindakan AS di Venezuela, ancamannya untuk melakukan intervensi di tempat lain, serta meningkatnya ketegangan antara China dan Jepang.

Bagi Evercore ISI, data terbaru mengindikasikan Federal Reserve akan menahan suku bunga pada pertemuan berikutnya.

“Jika laporan ketenagakerjaan menunjukkan pasar tenaga kerja melunak tetapi tidak runtuh, The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Januari, karena ambang untuk pemangkasan tambahan dalam waktu dekat menjadi lebih tinggi setelah pemangkasan terakhir pada Desember,” tulis Marco Casiraghi.

Small Caps Lead Early Year Gains. (Sumber: Bloomberg)

Selain laporan ketenagakerjaan, para pelaku pasar juga akan mencermati putusan Mahkamah Agung mengenai legalitas tarif global Trump pada Jumat.

Logam mulia melemah, dengan perak turun ke bawah US$80 per ons dan emas memutus tren kenaikan selama tiga hari berturut-turut. Tembaga juga terkoreksi dari rekor tertinggi sepanjang masa.

Minyak Venezuela

Harga minyak melanjutkan penurunan setelah Washington bergerak untuk meningkatkan kontrol atas industri Venezuela. Komando Eropa AS (US European Command) mengatakan pasukan AS menyita sebuah kapal berbendera Rusia yang terkait dengan Venezuela di Atlantik Utara. West Texas Intermediate diperdagangkan di bawah US$57 per barel.

Investor juga memantau pasar obligasi primer, setelah pekan pertama 2026 mencatat lonjakan penerbitan global, yang menandakan kepercayaan kuat meskipun risiko geopolitik meningkat.

Penerbitan di pasar obligasi investment grade AS melampaui US$72 miliar dalam dua hari pertama pekan ini, menjadikannya dua sesi berturut-turut tersibuk yang pernah tercatat, menurut data yang dihimpun Bloomberg. Peminjam Eropa membawa jumlah tranche terbanyak sepanjang sejarah ke pasar pada Rabu dan diperkirakan akan menghimpun €61 miliar (US$71,3 miliar).

Beberapa pergerakan utama di pasar:

Saham

  • S&P 500 turun 0,3% pada pukul 16.00 waktu New York
  • Nasdaq 100 relatif tidak berubah
  • Dow Jones Industrial Average turun 0,9%
  • Indeks MSCI World turun 0,4%
  • Indeks S&P 500 Berbobot Setara turun 1,2%
  • Indeks Russell 2000 turun 0,3%

Mata Uang

  • Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,1%
  • Euro relatif tidak berubah di US$1,1678
  • Pound sterling Inggris turun 0,3% ke US$1,3462
  • Yen Jepang relatif tidak berubah di 156,78 per dolar

Kripto

  • Bitcoin turun 2,3% ke US$91.074,35
  • Ether turun 4,1% ke US$3.139,32

Obligasi

  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun tiga basis poin ke 4,14%
  • Imbal hasil obligasi Jerman tenor 10 tahun turun tiga basis poin ke 2,81%
  • Imbal hasil obligasi Inggris tenor 10 tahun turun enam basis poin ke 4,42%

Komoditas

  • Minyak mentah West Texas Intermediate turun 1,5% ke US$56,30 per barel
  • Emas spot turun 0,9% ke US$4.452,25 per ons

(bbn)

No more pages