Minyak Kian Murah Gegara Venezuela, tapi RI Malah Bisa Dirugikan
Azura Yumna Ramadani Purnama
07 January 2026 13:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Ekonom memprediksi invasi Amerika Serikat (AS) ke Venezuela berpotensi membuat harga minyak mentah dunia makin melandai. Akan tetapi, turunnya harga minyak global tersebut diprediksi tak serta-merta memberikan keuntungan bagi Indonesia.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede berpendapat melandainya harga minyak berpotensi terjadi lantaran pasokan dari Venezuela bisa menambah stok minyak dunia yang masih kelebihan pasokan.
Hal tersebut, kata dia, bisa saja menguntungkan Indonesia sebab mengurangi biaya impor energi, menahan inflasi, hingga mengurangi beban kompensasi dan subsidi energi.
Akan tetapi, kondisi tersebut diprediksi turut memberikan dampak negatif yakni menekan penerimaan negara dari sektor hulu migas. Selain itu, insentif investasi eksplorasi juga berpotensi turun dan Indonesia bisa makin bergantung dengan pasokan energi impor.
“Namun, dari sisi kerugian, harga minyak yang lebih rendah menekan penerimaan negara dan kinerja sektor hulu migas, menurunkan insentif investasi eksplorasi, serta bisa memperlebar ketergantungan pada impor jika produksi domestik tidak didorong,” kata Josua ketika dihubungi, Rabu (7/1/2026).





























