Miran The Fed Dorong Pemangkasan Suku Bunga Lebih Agresif di 2026
News
07 January 2026 07:30

Amara Omeokwe - Bloomberg News
Bloomberg, Anggota Dewan Gubernur Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) Stephen Miran mengatakan bank sentral AS perlu memangkas suku bunga lebih dari satu poin persentase pada 2026. Ia berargumen bahwa kebijakan moneter saat ini sedang menahan laju pertumbuhan ekonomi.
“Saya rasa sangat sulit untuk berargumen bahwa kebijakan saat ini berada di level netral. Menurut saya, kebijakan jelas bersifat ketat dan menahan perekonomian,” ujar Miran pada Selasa dalam wawancara dengan Fox Business Network. “Saya pikir pemangkasan suku bunga jauh di atas 100 basis poin akan layak dilakukan tahun ini.”
Bulan lalu, para pejabat The Fed memang telah memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya berturut-turut, namun mereka memberikan sinyal bahwa pengurangan tambahan dalam waktu dekat belum tentu terjadi. Para pembuat kebijakan masih terbelah pandangannya mengenai prospek inflasi dan pasar tenaga kerja, serta hanya memproyeksikan satu kali pemangkasan suku bunga pada 2026, berdasarkan perkiraan median dalam proyeksi terbaru mereka.
Pernyataan Miran disampaikan setelah sejumlah pejabat lain pekan ini menyebut suku bunga saat ini kemungkinan sudah mendekati level netral, yakni tingkat yang tidak mendorong maupun menahan pertumbuhan ekonomi. Miran sendiri telah menyerukan pemangkasan suku bunga secara agresif sejak September, ketika ia mengambil cuti dari jabatannya sebagai ketua Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih untuk mengisi masa jabatan anggota dewan gubernur The Fed yang berakhir bulan ini.
Gubernur Federal Reserve Bank of Richmond Tom Barkin dalam pernyataannya pada Selasa, menyinggung bahwa level suku bunga saat ini “berada dalam kisaran estimasi netral,” merujuk pada proyeksi yang dipublikasikan pada Desember. Sementara itu, Gubernur Federal Reserve Bank of Minneapolis Neel Kashkari mengatakan pada Senin bahwa menurut perkiraannya “kita sudah cukup dekat dengan level netral saat ini,” mengingat pertumbuhan ekonomi yang masih solid.

































