Logo Bloomberg Technoz

Anak Usaha Kantongi Kredit, Saham DKFT Melonjak Hampir ARA

Recha Tiara Dermawan
07 January 2026 07:00

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Saham PT Central Omega Resources Tbk. (DKFT) ditutup menguat signifikan pada penutupan perdagangan Selasa (6/1/2025). Harga saham DKFT naik 21,52% atau bertambah 170 basis poin ke level Rp960/saham, mendekati batas Auto Reject Atas (ARA).

Seiring dengan pergerakan saham tersebut, DKFT mengumumkan penguatan fleksibilitas pendanaan melalui anak usahanya, PT Mega Buana Resources (MBR). 

Melalui keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (5/1/2026), Perseroan mengungkapkan bahwa MBR telah memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. (MCOR).


Corporate Secretary DKFT, Yohanes Supriady, menjelaskan bahwa fasilitas kredit yang diperoleh MBR memiliki nilai sebesar Rp245 miliar dan disepakati pada 30 Desember 2025. Dalam transaksi tersebut, DKFT bertindak sebagai penjamin dengan menyerahkan aset Perseroan berupa deposito kepada pihak bank.

“Dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk kebutuhan general corporate purpose guna mendukung operasional dan aktivitas usaha grup. Fasilitas kredit ini memiliki jangka waktu relatif pendek, yakni tiga bulan, dengan tingkat suku bunga berupa spread 0,5% per tahun di atas suku bunga deposito yang dijaminkan,” ucap Yohanes. (6/1/2025).