“Secara teknikal, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan area resistance di 8.864 – 8.913 dan support di 8.765 – 8.785,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Pasar ke depan akan mencermati eskalasi konflik AS–Venezuela, dengan sektor emas dan pelayaran berpotensi menjadi fokus pergerakan jangka pendek.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah IMPC, BBYB, dan MDKA.
Sementara itu, Phintraco Sekuritas memaparkan, secara teknikal, indikator MACD membentuk golden cross seiring dengan penguatan Stochastic RSI di area pivot. Hal ini juga ditopang oleh kenaikan volume beli.
“Sehingga diperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menguji level 8.900, sebelum menuju level psikologis 9.000,” mengutip riset Phintraco.
Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah EXCL, TLKM, ASII, TINS, dan DOID.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Menguatnya mayoritas indeks di Bursa Wall Street dan naik cukup signifikannya harga beberapa komoditas mineral logam seperti emas, tembaga dan timah diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 8.770 – 8.680 dan resist 8.950 – 9.040,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham TINS, MDKA, ARCI, HRTA, TLKM, dan BBYB.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguat, yang didorong oleh, dampak yang minim dari meningkatnya tensi antara AS – Venezuela, karena beberapa negara tidak merespon tindakan US, menguatnya harga komoditas di hari ini, serta masih positifnya inflow dana asing, menjadi sentimen utama bagi IHSG.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip riset harian Panin Sekuritas, dengan potensi IHSG melaju menuju area 9.000. Destinasi selanjutnya berada pada harmonic resistance 9.270 – 9.390.
Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ANTM, TKIM, dan DEWA.
(fad)






























