Logo Bloomberg Technoz

Skrining Riwayat Kesehatan merupakan layanan preventif dari BPJS Kesehatan yang dirancang untuk mengidentifikasi potensi risiko penyakit kronis pada peserta JKN-KIS. Fokus utama layanan ini adalah pencegahan, bukan pengobatan.

Berbeda dengan medical check-up (MCU) yang memerlukan pemeriksaan fisik dan laboratorium, skrining BPJS dilakukan melalui pengisian kuesioner digital. Peserta hanya perlu menjawab sejumlah pertanyaan seputar kondisi fisik, kebiasaan hidup, dan riwayat kesehatan keluarga. Dari jawaban tersebut, sistem akan menganalisis tingkat risiko kesehatan peserta.

Empat penyakit utama yang menjadi fokus skrining BPJS Kesehatan antara lain:

  • Diabetes Melitus

  • Hipetensi (tekanan darah tinggi)

  • Penyakit Jantung Koroner

  • Penyakit Ginjal Kronik

Keempat penyakit ini sering disebut sebagai silent killer karena dapat berkembang tanpa gejala jelas di tahap awal.

Mengapa Skrining BPJS Kesehatan Sangat Penting?

Banyak orang merasa tidak perlu skrining karena merasa tubuhnya baik-baik saja. Padahal, justru di situlah pentingnya deteksi dini.

1. Mendeteksi Risiko Sebelum Terlambat

Penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi sering tidak menimbulkan keluhan di awal. Tanpa skrining, seseorang biasanya baru menyadari penyakitnya ketika sudah muncul komplikasi serius. Skrining membantu memberi peringatan dini agar perubahan gaya hidup bisa dilakukan lebih cepat.

2. Hemat Biaya dan Waktu

Pengobatan penyakit kronis membutuhkan biaya besar dan waktu panjang. Dengan skrining gratis dari BPJS Kesehatan, peserta dapat mencegah risiko sejak awal tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan atau mengantre lama di rumah sakit.

3. Mendukung Kelancaran Layanan BPJS

Dalam kebijakan terbaru, BPJS Kesehatan mendorong peserta untuk melakukan skrining secara rutin setiap tahun. Data skrining yang sudah diperbarui sering kali mempermudah proses pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Persiapan Sebelum Melakukan Skrining BPJS Kesehatan

Sebelum memulai skrining, pastikan beberapa hal berikut sudah siap:

  • Kartu BPJS Kesehatan aktif dan nomor kartu (NOKA)

  • Smartphone Android atau iPhone

  • Aplikasi Mobile JKN versi terbaru

  • Koneksi internet stabil

  • Data fisik terkini, seperti tinggi dan berat badan

Persiapan sederhana ini akan membuat proses skrining berjalan lebih cepat dan lancar.

Cara Skrining BPJS Kesehatan Online Lewat HP di Aplikasi Mobile JKN

Ilustrasi JKN (Diolah)

Berikut panduan langkah demi langkah yang bisa langsung Anda ikuti.

1. Unduh Aplikasi Mobile JKN

Jika belum terpasang, unduh aplikasi Mobile JKN melalui Google Play Store atau App Store. Pastikan aplikasi resmi dari BPJS Kesehatan.

2. Login atau Registrasi Akun

Buka aplikasi Mobile JKN.

  • Jika sudah memiliki akun, login menggunakan NIK atau nomor kartu BPJS.

  • Jika belum, lakukan pendaftaran dengan mengisi data diri dan verifikasi OTP.

3. Masuk ke Menu Skrining Riwayat Kesehatan

Setelah berhasil login, cari menu “Skrining Riwayat Kesehatan” di halaman utama atau melalui menu “Lainnya”.

4. Pilih Peserta

Pilih nama peserta yang akan menjalani skrining. Sistem akan menampilkan data anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga.

5. Isi Kuesioner dengan Jujur

Tahap ini merupakan inti dari skrining. Jawablah semua pertanyaan sesuai kondisi sebenarnya. Pertanyaan meliputi:

  • Data fisik (tinggi dan berat badan)

  • Pola makan dan konsumsi gula, garam, serta lemak

  • Aktivitas fisik dan olahraga

  • Riwayat penyakit keluarga

  • Keluhan kesehatan yang dirasakan

Setelah selesai, periksa kembali jawaban dan kirim data.

6. Lihat Hasil Skrining

Hasil skrining akan muncul dalam hitungan detik dan menunjukkan tingkat risiko untuk masing-masing penyakit.

Cara Membaca Hasil Skrining BPJS Kesehatan

Hasil skrining diklasifikasikan menjadi tiga kategori risiko.

Risiko Rendah

Menunjukkan kondisi relatif aman.
Tindakan: Pertahankan pola hidup sehat dan ulangi skrining tahun depan.

Risiko Sedang

Menandakan adanya faktor risiko yang perlu diwaspadai.
Tindakan: Mulai memperbaiki gaya hidup dan lakukan konsultasi ke FKTP untuk edukasi kesehatan.

Risiko Tinggi

Menunjukkan potensi kuat penyakit kronis.
Tindakan: Segera kunjungi FKTP dan tunjukkan hasil skrining. Pemeriksaan lanjutan akan ditanggung BPJS sesuai indikasi medis.

Alternatif Skrining BPJS Kesehatan Selain Aplikasi

Jika tidak bisa menggunakan aplikasi Mobile JKN, peserta tetap memiliki opsi lain:

  1. Website resmi BPJS Kesehatan (web skrining)

  2. Chat Assistant JKN (CHIKA) melalui WhatsApp atau Telegram

  3. Datang langsung ke FKTP untuk dibantu petugas

Kendala Umum Saat Skrining dan Cara Mengatasinya

Beberapa masalah yang sering muncul antara lain:

  • Lupa password: gunakan fitur “Lupa Kata Sandi”

  • Data tidak ditemukan: pastikan NIK dan nomor BPJS sesuai

  • Menu skrining tidak aktif: biasanya karena skrining sudah dilakukan tahun berjalan

  • Aplikasi error: perbarui aplikasi atau bersihkan cache

Manfaat Skrining bagi Sistem Kesehatan Nasional

Pasien melakukan pendaftaran di salah satu fasilitas kesehatan di Jakarta, Kamis (21/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Skrining bukan hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga bagi sistem kesehatan nasional. Data yang terkumpul membantu BPJS dan pemerintah memetakan risiko penyakit di berbagai wilayah. Dari sini, program pencegahan seperti Prolanis dan edukasi kesehatan bisa dibuat lebih tepat sasaran.

Mengetahui cara skrining BPJS Kesehatan online lewat HP di aplikasi Mobile JKN adalah langkah kecil dengan dampak besar. Tanpa biaya, tanpa antre, dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit, Anda sudah mengambil peran penting dalam menjaga kesehatan diri sendiri.

Skrining bukan diagnosis, melainkan peringatan dini agar Anda lebih peduli pada tubuh. Jika hasil menunjukkan risiko, manfaatkan fasilitas BPJS Kesehatan untuk konsultasi dan penanganan lebih lanjut. Jadikan skrining riwayat kesehatan sebagai kebiasaan tahunan demi kualitas hidup yang lebih baik.

(seo)

No more pages