Logo Bloomberg Technoz

Kemenlu Turki Desak AS Tahan Diri Usai Serang Venezuela

News
04 January 2026 18:30

Ilustrasi bendera Turki. (Moe Zoyari/Bloomberg)
Ilustrasi bendera Turki. (Moe Zoyari/Bloomberg)

Selcan Hacaoglu -- Bloomberg News

Bloomberg, Turki mendesak pihak-pihak yang terlibat dalam serangan Amerika Serikat (AS) di Venezuela untuk berhati-hati dan mengatakan siap membantu menyelesaikan krisis. Negara yang dipimpin Recep Tayyip Erdogan itu mengeluarkan pernyataan pertamanya setelah operasi yang mengakibatkan penangkapan Nicolás Maduro di Caracas.

“Turki mementingkan stabilitas Venezuela dan perdamaian serta kesejahteraan rakyat Venezuela,” menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Turki pada hari Sabtu. “Kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri guna mencegah situasi saat ini menyebabkan konsekuensi buruk bagi keamanan regional dan internasional.”


Pernyataan tersebut muncul ketika sekutu Venezuela di seluruh dunia, termasuk Brasil, Rusia, dan Tiongkok, mengutuk serangan tersebut.

Sementara itu, Devlet Bahceli, sekutu politik Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan salah satu politisi nasionalis paling terkemuka di negara itu, mengatakan kepada CNN Turk pada Sabtu malam bahwa AS telah "secara ilegal" menggulingkan Maduro.